DidepanBIP


Nunggu hujan, ngantri taxi, menawarkan bunga, jualan hewan, ngojek payung, menjaga keamanan, berjualan kain pel, menjemput majikan, jualan minuman ringan, narik penumpang. Sangat hebat, di ruang yang sangat sempit di depan lobby BIP begitu banyak kegiatan.

Week end ini semua orang pasti berpikiran sama, mall, mall and mall. Ada yang mungkin memang ada keperluannya, ada juga yang hanya berjalan-jalan, atau memang kerjanya di mall. Sepertinya ruang kota lainnya kalah nyamannya dibandingkan mall. Mungkin hanya mall yang membiarkan orang kota “berjalan kaki”. Sebetulnya pemikirannya simpel, kenapa kota itu tidak meniru saja bagaimana lingkungannya didesain nyaman berjalan kaki seperti mall. Anda bayangkan range harga permeter persegi bangunan mall itu bisa 25-50 juta permeter. Nah kalo seluruh kota dibuat nyaman untuk ” berjalan” bayangkan peningkatan nilai jualnya.

-celoteh menunggu hujan reda-
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s