Herzog de panjaitan


Teringat satu presentasi mengenai prinsip desain bangunan kampus, yaitu harus minimal dan mudah maintanance. Foto di bawah sepertinya tidak berada di Indonesia, atap datar, geometri sederhana, fasade sederhana, finishing sederhana, gayanya agak2 Herzog lah kurang lebih🙂.

Foto ini diambil dari sebrang kampus di Medan. Melihat desainnya, finishingnya plesteran tanpa di cat, teritisannya lebar, koridor di luar. Koridornya lebar dan sangat hidup dengan aktivitas mahasiswa. Bangunan ini mungkin dibangun pada tahun 70-80 an, tapi kondisinya masih terlihat bagus.

Saya pikir arsitek itu selalu romantis dalam mendesain, banyak filosofi dan pendekatan yang dimasukan, mungkin ada alasan lain yang dimaksudkan arsitek dengan ekspresi wajah seperti ini. Tetapi intinya secara teknis si arsitek telah berhasil menerapkan prinsip desain kampus yang minim dan murah maintanance.

Quis: Coba anda tebak nama tempatnya sama nama Arsiteknya?

Jawabannya akan di publish minggu depan.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s