Veleden, Heden ad Futuren (masa lalu, sekarang dan nanti)


Kawasan ini adalah kawasan bersejarah peninggalan masa Kolonial belanda, terletak di kawasan strategis di bandung tepatnya di jalan Braga yang terkenal oleh art deconya. Dari masterplan yang pernah di desain oleh belanda braga merupakan penghubung/penghantar bagian Balai Kota dan daerah alun-alun.

Jalan Braga sendiri dibagi menjadi tiga segmen diurutkan dari bagian utara yang menjadi area hiburan malam; tengah menjadi area retail dan F&B dan palin selatan yang berbatasan dengan jalan Asia Afrika adalah area untuk apresiasi, yaitu untuk kegiatan Budaya. Lokasi perencanaan adalah area yang diperuntukan untuk fungsi Budaya.

Pada perkembangannnya fungsi tempat hiburan dan budaya di rubah menjadi tempat Konferensi pada pelaksananaan Konperensi Asia Afrika.pada akhirnya pada masa pemerintahan Soeharto untuk melindungi gedung Merdeka yang bersejarah bagunan ini di jadikan bangunan cagar budaya dan di jadikan Museum.

Area perencanaan terbelah menjadi 2 dibatasi oleh sungai yang cukup lebar. Pada saat aliran air kurang deras dimanfaatkan oleh anak-anak untuk bermain di pinggiran dan berenang.

Kawasan ini telah berkembang dan bertambah beberapa gedung yang difungsikan sebagai komersial dan bangunan pemerintah. Bentuk dan fungsinya memang cukup beragam dalam area ini serta pada lingkaran luar telah berkembang menjadi area komersial ditandai dengan banyaknya ruko.

Sungai yang membelah kawasan tidak dimanfaatkan dengan baik untuk menghubungkan 2 area ini, sebagian besar di belakangi oleh bangunanan dan sebagian lagi di pagari. Alangkah baiknya ada celebrasi khusus untuk sungai

Ide nya adalah menyatukan Masa Lalu, Sekarang dan Masa depan. Romantisme masa lalu di tampilkan secara halus dengan adanya plasa-plasa yang menggambarkan proses belangsungnya Konperensi Asia Afrika dimulai dari proses kemerdekaan, pertemuan Bogor, Colombo dan akhirnya KAA di Bandung; Sekarang digambarkan dengan ruang-ruang yang difungsikan sebagai ruang publik dan komunitas bagi warga Bandung dan masa depan akan berupa conten dari isi Pameran di plasa Asia dan Plasa Afrika dengan dihubungkan dengan jembatan persahabatan yang melintasi sungai menghubungkan 2 plasa tersebut.

Meminimalisasi interupsi terhadap bangunan eksisting, Struktur kawasan yang telah terjadi alami sebisa mungkin di pertahankan, tetapi pada sebagian di jadikan fungsi gallery dan dijadikan fungsi Urban; Ruang-ruang didesain berhubungan dengan fleksibilitas tinggi, digunakan berbagai komunitas bandung untuk berkumpul; Meminimalisasi interupsi terhadap bangunan eksisting, Struktur kawasan yang telah terjadi alami sebisa mungkin di pertahankan, tetapi pada sebagian di jadikan fungsi gallery dan dijadikan fungsi Urban; Ruang-ruang didesain berhubungan dengan fleksibilitas tinggi, digunakan berbagai komunitas bandung untuk berkumpul; Bangunan didesain Unik sebagai landmark kawasan untuk memberikan ketegangan terhadap sekitar sehingga mengundang pengunjung beraktifitas; Sungai menjadi orientasi kawasan dengan menyediakan promenade, amphitheatre dan menjadi ruang untuk berkatifitas ; Pemilihan material yang ramah lingkungan, penanaman pohon sebagai pengatur kenyamanan iklim mikro, dan bangunan didesain ramah lingkungan

Akses menuju kawasan bisa di capai dari mana saja dengan disediakan pedestrian yang nyaman dan Walkable street serta di iringi pohon teduh ; zona dibagi dengan tema Masa Lalu, Sekarang dan Masa Depan. yang dibedakan dengan isi dan karakter ruang serta kegiatannya ; kawasan musium di kombinasikan dengan area komersial sebagai pengiring fungsi ; Ruang di didesain dengan skala berbeda dan flexsible untuk menciptakan spektrum aktifitas didalam site dimulai dari ruang intim sampai plasa besar ; Kawasan dapat diakses dengan mudah dengan kendaraan umum, disediakan drop. parkir dapat menggunakan gedung parkir di luar kawasan ; Fasilitas dan ruang pada di dasain berdasarkan pertimbangan pengguna, yaitu : Keluarga, Pelajar, Wisatawan Lokal/luar, Komunitas dan pembisnis ; menyampaikan sejarah lebih mudah di cerna disampaikan melalui media touch screen pada booth atau informasi pada layar lebar di plasa dengan LED screen.

firman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s