Ngurusin pajak


Rasanya sudah hampir 20x lebih bolak balik ke kantor pajak untuk menyetorkan uang saya untuk negara, sudah 20x juga berkasnya di tolak dimarahin petugas karena berkasnya ga lengkap, ukuran kertas ga sesuai, formulir ini itu harus di isi, di tanda tangan di cap, harus ke bank bjb, ke cabang tertentu yang orangnya hanya kerja samapai jam 12.

Setiap menegeluh, rekan rekan selalu bilang ” ko kita yang mau setor uang di bikin sulit”.

Memang salah saya juga yang pengetahuan perpajakannya nol, kemudian dihadapkan dengan setumpuk formulir yang susah di pahami awam yang seperti terjemahan dari google translate jaman dulu.

Sepertinya masih jauh dari moto pelayanannya, ada kata cepat, Seperti contoh foto diatas antrian lebih dari 30 orang, taller yang buka hanya 2, yang 1 sepertinya pergi makan siang. Meskipun banyak tallernya sepertinya kosong, ada yang jaga cuma ngoprek hp seperti saya. Saking lamanya nunggu sampai sempet makan dl, maen game pensel terus nulis tulisan ini. Mungkin definisi cepat harus lebih terukur waktu, sepertinya definisi cepat diartikan berbeda oleh para petugasnya.

45 derajat


Di beberapa daerah masih ada aturan setback 45 derajat, tujuannya adalah supaya wajahkota teratur dan tertata. Tetapi dengan tidak adanya UDGL interpretasi peraturan tsb diterjemahkan berbeda beda oleh desainer, akhirnya sama saja berantakan.

Frank Gehry fail


ImageWhen Frank Gehry revealed this striking, stainless steel structure in 2003, he did so to much fanfare. However, in the years immediately following completion, neighbors voiced complaints: the super-shiny panels on the exterior of the building reflected sunlight into nearby apartments, raising the temperature of the affected homes by 15 degrees Fahrenheit and requiring residents to pay exorbitant air conditioning bills. To avoid lawsuits, Gehry’s team was forced to cover the gleaming panels with a dull cloth in 2005.

copas dari http (iam-architect.com)

Cuma teori


image

Dari buku satu dengan buku lain saya pikir idealismenya sama bagaimana kota didesain supaya jadi kota yg walkable. Yang belum saya temukan adalah bagaimana cara mewujudkannya step by step.

Akan sangat menarik apabila afa kota di indonesia bisa walkable, akan jadi prototype yang pasti ditiru semua kota, secara orang kita kan sangat latah. Saya yakin secara finansial mencukupi, tinggal kemauan saja…